mimik sik

Jumat, 05 November 2010

Ssssttt....

Waktu menunjukkan pukul 4 sore, waktunya saya, mas Bryan, mas Ajik, Hansen , dan Babol bermain sepak bola di gang kecil perumahan kita. Kita semua sangat bersemangat walaupun hanya bermain di atas aspal yang bisa saja membuat kaki kita terluka. Tapi apalah arti luka bagi kita semua yang notabene masih tergolong anak kecil dan belum tahu-menahu pada waktu itu.


Mau??


Sebelum adzan magrib berkumandang, aku dan teman-temanku tadi berhenti bermain bola dan istirahat sejenak untuk mengeringkan keringat sambil mengobrol tentunya. Setelah keringat kita kering barulah kita semua pulang ke rumah masing-masing dan mandi. Setalah mandi aku sholat magrib dan makan malam buat isi perutku yang kosong setelah capek bermain bola tadi sore.

Sehabis isya’ aku dan teman-teman tanpa dikomandoi sudah keluar dari rumah untuk nongkrong di gang kecil perumahan kita tercinta. Kita saling bercengkerama dan ngobrolin sesuatu. Tiba-tiba terlintas di pikiranku untuk mengajak teman-temanku jalan-jalan besok pagi.

“Bagaimana kalo besuk pagi kita jalan-jalan teman-teman? Mumpung besok libur hari minggu.” tanyaku pada teman-teman.

“Sip Riz, ide yang bagus.” jawab keempat temanku.

“Ya jelas, anaknya pak Haryana gitu lhoh, hehe.” jawabku dengan agak bercanda.

Setelah capek mengobrol dari habis isya’ aku pun pulang ke rumah, begitu juga dengan keempat temanku.

Keesokan harinya setelah adzan shubuh terdengar, aku terbangun dan merapikan tempat tidurku. Lalu aku bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka. Setelah rasa kantukku mulai berkurang, aku mandi sekalian siap-siap jalan pagi tanpa lupa menunaikan ibadah shalat shubuh tentunya. Setelah semua siap dan berkumpul, aku dan keempat temanku berangkat jalan-jalan dengan penuh rasa gembira. Tetapi entah apa yang aku rasakan pada waktu kami sudah berjalan perjalanan.

“Tunggu teman-teman, tiba-tiba perutku terasa nggak enak nih.” kataku sambil memegangi perut.

“Ahh kamu Riz, nggak usah bercanda dong.” saut mas Bryan.

“Iya Riz, nggak usah bercanda dong.” saut teman-temanku yang yang lain.

“Aku tidak bercanda kawan, aku bener-bener nggak kuat lagi nih.” jawabku sambil bersiap lari menuju rumah.

Akhirnya aku pun kari sekuat tenaga menuju rumah dan meninggalkan teman-temanku. Tetapi belum sampai rumah aku berhenti sejenak karena ada sesuatu yang tidak enak yang aku rasakan di dalam celanaku. Kemudian mas Bryan dan teman-temanku yang lain datang menghampiriku.

“Ada apa lagi denganmu Riz?” tanya mas Bryan.

“Aaa….aku merasakan sesuatu yang tidak enak di dalam celanaku mas.” jawabku sambil menahan tawa.

“Sini coba aku periksa.” kata mas Bryan.

Setelah mas memeriksa celanaku dia berkata,”Aaahh….kamu ini ada-ada saja ya Riz, bilang dong dari tadi kalo beol di celana.

“Hehehe….ya maaf mas.” jawabku sambil bercanda dan tanpa rasa bersalah.

“Ya sudah, sekarang kamu pulang ke rumah dan bersihkan badanmu sekalian celanamu.” kata mas Bryan dan teman-temanku yang lain.

“Siap ndan!hehe….” jawabku.

Akupun kembali berlari sekuat tenaga menuju rumah sambil kakiku agak aku renggangkan sedikit karena ada sesuatu yang menganggu di dalam celanaku. Sesampainya di rumah tanpa aku sadari ternyata isi yang menganggu tadi sudah agak berkurang karena jatuh di jalan pada waktu berlari. Lalu aku langsung bergegas menuju kamar mandi dan membersihkan badan serta celanaku.

Setelah bersih aku keluar karena teman-tmanku tadi sudah menungguku di depan rumah. Di luarpun aku hanya ditertawakan teman-temanku karena kejadian tadi di jalan. Aku pun merasa sangat malu. Tetapi selain ditertawakan, ada salah satu temanku yang malah memujiku yaitu Babol. Walaupun hanya memuji lariku kelihatan cepat sampai dia tidak bisa mengejarku, itu sudah agak bisa mengurangi rasa maluku akibat ditertawakan tadi.


Sabtu, 30 Oktober 2010

C.I.N.T.A

www.untukku.com - Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.

Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.

Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…

Cinta bukan “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”. Bukan “Kamu dimana sih?”, tapi “Aku disini”. Bukan “Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”. Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.

Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.

Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.

Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.

Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.

Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihMu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.

Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth it” sekarang, dia tidak akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi…



Contoh Spoiler


Rokok cakk, . . .





















Tips Pacaran Yang Islami

nyurian.wordpress.com - Sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran, misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran…

sebuah syair mengatakan:
kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil
permulaannya memandang, lalu tersenyum, kemudian menyapa, lalu mengobrol, lantas janjian, kemudian berkencan, dan akhirnya berzina

Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa, Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun…

Beberapa tips pacaran yang islami:
1. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi, kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga)
2. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya
3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya
4. Jangan bersentuhan dengan pacar, jangan berpelukan, jangan meraba, jangan mencium, bahkan berjabat tangan juga tidak boleh, apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan
5. Jangan memandang aurat pacar, masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya
6. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina
7. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok


Bagaimana pendapat anda tentang saya? hahaha. ..